Ina Ammania Anggato Komisi VIII DPR RI F-PDIP Hadiri Sosialisasi BRUS – BRUN di Kabupaten Bondowoso

Ina Ammania Anggota Komisi VIII DPR RI F-PDIP Saat Hadir Dalam Acara Sosialisasi Program BRUN - BRUS
Ina Ammania Anggota Komisi VIII DPR RI F-PDIP Saat Hadir Dalam Acara Sosialisasi Program BRUN - BRUS

Bondowoso, – HARIANMERDEKA.CO.ID – Kementerian Agama RI melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, menggelar Sosialisasi Implementasi Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), dan Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUS) di Ponpes Darunnajah Sekarputih kabupaten Bondowoso, Jumat 26 April 2025.

Ina Ammania Anggota Komisi VIII DPR RI hadir dalam acara tersebut, kedatangannya tak lain untuk kunjungan kerjanya dalam lingkup tugas di bidang Agama, Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Sebagai wakil rakyat, Ina Ammania mengapresiasi program Kemenag yang bertujuan memberikan bimbingan dan edukasi kepada remaja, khususnya mengenai pencegahan pernikahan dini, persiapan perkawinan, dan membangun keluarga yang harmonis.

READ  Hebohnya Sorakan Penonton di Event Bedhaya Gantari Competition 2025

Program ini juga fokus pada pengembangan kecakapan hidup (life skill) dan pentingnya menunda usia perkawinan.

Bimtek Program BRUS dan BRUN dikabupaten Bondowoso itu melibatkan ketua ketua yayasan, madrasah untuk memberikan informasi dan pemahaman yang komprehensif kepada anak didiknya.

Ina menyampaikan, edukasi ini penting untuk menyiapkan generasi emas 2045. Ada aspek penting yang perlu dipersiapkan sebelum menikah, yaitu kesadaran dalam mengelola diri dan penguatan keagamaan.

“Jadi Program BRUN dan BRUS ini sudah disosialisasikan jauh jauh hari, karena tinggkat pernikahan dini sangat tinggi” ujar Ina Ammania.

READ  Tegas dan Transparan, Polres Bondowoso Gelar Tes Urine Mendadak, Tegakkan Prinsip Zero Tolerance

Ina mengatakan, sasaran sasaran Program itu sekolah, madrasah ponpes dan lain sebagainya, ia berharap adanya Bimtek ini akan bisa memahami arti program BRUS dan BRUN.

Kata Ina, yang lebih diperhatikan itu penyebab pernikahan dini itu apa dan kenapa apa penyebabnya itu yang akan dijadikan prioritas dalam Bimtek.

Sementara Kepala Kemenag Kabupaten Bondowoso M.Ali Mansyur, mengatakan dengan adanya program BRUN – BRUS dari Kementerian Agama melalui Ditjen, meminimalisir terjadinya pernikahan dini di Bondowoso.

READ  Pemkab Bondowoso Antisipasi Kelangkaan Gas Melon, Tahun 2025 Ajukan tambahan Kuota

“Kita Harpakan dengan adanya Bimbingan Ini dapat meminimalisir terjadinya pernikahan dini” ujar Ali Mansyur.***

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *