Berita  

‎Dugaan Pungli Berkedok Sumbangan, Ini Klarifikasi SMA 1 Tenggarang Bondowoso

Kepala Sekolah SMA1 Tenggarang Bondowoso, Bersama Murid Berprestasi (Foto/istimewa)
Kepala Sekolah SMA1 Tenggarang Bondowoso, Bersama Murid Berprestasi (Foto/istimewa)

Bondowoso, harianmerdeka.co.id – Dugaan adanya praktik pungutan liar di SMAN 1 Tenggarang tidak benar adanya, yang terjadi adalah sumbangan sukarela, diberitakan sebelumnya ada Dugaan pungutan liar berkedok sumbangan yang melibatkan komite berserta wali murid.

Namun, pihak sekolah SMA 1 Tenggarang Bondowoso membantah hal tersebut, melalui Ketua Komite Sekolah Ismu Handoko  menegaskan tidak ada pungutan liar, melainkan sumbangan sukarela dari wali murid.

“Orang tua atau wali murid diberikan kebebasan untuk menyumbang secara sukarela, tanpa paksaan, tidak terikat waktu dan tanpa batas minimal”, Ucap Ketua Komite SMAN 1 Tenggarang, Ismu Handoko.

READ  Ketua Umum SMSI Pusat Buka UKW 53 Bersama LUKW UPDM di Labuhanbatu

Mengenai nominal yang disebutkan dalam pemberitaan, itu hanya sebatas Simulasi yang muncul dalam rapat Komite Sekolah dengan wali murid.

Dalam hasil rapat, Wali murid yang hadir menandatangani Surat Pernyataan yang isinya Orang tua/ Wali murid bersedia memberikan sumbangan kepada sekolah dengan kemampuan masing-masing.

Sumbangan itu bersifat sukarela, tidak ada paksaan, tidak terikat waktu dan tidak ada batas minimal.

Ia menambahkan, Sumbangan ini tidak berdampak pada pelayanan sekolah terhadap siswa dan orang tua, baik secara administrasi maupun akademik.

READ  Festival Muharram 1446 digelar, Pj Bupati Bondowoso, Tingkatkan Perekonomian

Siswa yang orang tuanya menyumbang, menyumbang sebagian atau tidak menyumbang sama sekali tetap diperlakukan adil dan dilayani secara penuh.

Tidak ada konsekuensi apapun bagi siswa jika orang tuanya tidak menyumbang. Mereka tetap bisa mengikuti proses pembelajaran, mengikuti ujian, bahkan sampai kenaikan kelas dan lulus dari SMAN 1 Tenggarang.

“Hal ini juga sudah disampaikan oleh komite saat rapat bersama wali murid” pungkas ketua komite Ismu Handoko.(***)

READ  Operasi Lilin 2024 Akan Dimulai 21 Desember 2024 Hingga 2 Januari 2025

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *