Bondowoso, harianmerdeka.co.id – Bupati Bondowoso, H. Abd. Hamid Wahid, M.Ag., didampingi Wakil Bupati As’ad Yahya Syafi’i, S.E., memimpin rapat koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama tokoh masyarakat dan perwakilan warga Kecamatan ljen, Senin, 20 Oktober 2025.
Rapat tersebut digelar di Mapolres Bondowoso, sebagai upaya memperkuat sinergi antara pemerintah, BUMN, dan masyarakat setempat.
Rakor ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Bondowoso, anggota Komisi VI DPR-RI, Sekretaris Daerah, perwakilan PTPN I Regional 5, Perhutani KPH Bondowoso, perangkat daerah terkait, Forkopimcam ljen, sejumlah kepala desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan petani dari wilayah ljen.
Salah satu agenda utama rapat adalah pemaparan skema kerja sama antara PTPN dan masyarakat di enam zona wilayah Ijen. Skema ini telah dirumuskan dan dituangkan dalam sebuah kesepakatan bersama yang menandai komitmen kolaboratif antara pemerintah daerah, BUMN, dan warga.
Dalam pembahasan pada saat ini difokuskan pada penyelesain zona 2 sampai 6, sehingga tercapai kata sepakat antara pihak PTPN I Regional 5 dengan masyarakat Ijen yang mana sebelumnya telah menyerap aspirasi masyarakat ijen hingga terlaksananya KSO disektor Zona 1 dan diharapkan bisa terjadi pada Zona 2 hingga 6.
“Pemerintah Kabupaten Bondowoso menaruh harapan besar terhadap kesepakatan ini. Kami ingin memastikan bahwa kepentingan masyarakat Ijen terakomodasi dengan baik, dan pada saat yang sama, mendukung tercapainya tujuan strategis nasional melalui sinergi yang harmonis antara PTPN dan seluruh elemen masyarakat,” tegas Bupati Bondowoso.
Rapat koordinasi ini menjadi bukti konkret hadirnya negara di tengah masyarakat, sekaligus wujud komitmen pemerintah dalam menciptakan iklim yang kondusif dan kolaboratif untuk pembangunan berkelanjutan di wilayah Ijen.(*)






