Semarak Budaya di Jantung Kota Bondowoso, Ribuan Siswa SD Tampilkan Tari Totta’an Dhere

Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso, Dr. H. Fathur Rozi, M.Fil.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso, Dr. H. Fathur Rozi, M.Fil.

Bondowoso, harianmerdeka.co.id – Ribuan pelajar Sekolah Dasar (SD) dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bondowoso memadati Alun-alun Raden Bagus Assra, Sabtu (14/02/2026), dalam gelaran kolosal Gebyar Tari Totta’an Dhere. Dengan balutan busana tradisional yang berwarna-warni, para siswa tampil penuh semangat membawakan tarian khas daerah yang menjadi kebanggaan masyarakat Bondowoso.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso ini tidak sekadar menjadi ajang pertunjukan seni, tetapi juga bagian dari upaya strategis pelestarian budaya lokal di tengah derasnya arus modernisasi.

Acara secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso, Dr. H. Fathur Rozi, M.Fil. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Tari Totta’an Dhere bukan hanya rangkaian gerak dan irama, melainkan simbol nilai-nilai luhur masyarakat Bondowoso.

“Tari Totta’an Dhere mengandung pesan kebersamaan, gotong royong, dan rasa syukur kepada Allah SWT. Ketika anak-anak kita menarikan tarian ini, sejatinya mereka sedang belajar tentang jati diri dan identitas daerahnya,” ujar Fathur Rozi.

Ia menambahkan, pelestarian budaya harus dimulai sejak usia dini agar generasi muda memiliki fondasi karakter yang kuat.

“Kita ingin generasi emas Bondowoso tumbuh dengan kecintaan terhadap budaya sendiri. Modernisasi tidak boleh menghilangkan akar kearifan lokal. Justru budaya harus menjadi benteng moral dan identitas kita,” tegasnya.

Melalui gebyar ini, para pelajar tidak hanya memahami budaya secara teori di dalam kelas, tetapi juga merasakan langsung pengalaman artistik yang sarat makna. Setiap gerakan dan irama yang ditampilkan menjadi wujud nyata proses pembelajaran kontekstual yang membumi.

Pemerintah Kabupaten Bondowoso bersama Dinas Pendidikan berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang-ruang kreatif dan edukatif bagi para siswa. Gebyar Tari Totta’an Dhere pun menjadi bukti bahwa budaya Bondowoso akan terus hidup, tumbuh, dan bersemi di hati generasi penerus.(***)

banner 400x130
READ  Haeriah Yuliati Kembali di Lantik Sebagai Pj Sekda Kabupaten Bondowoso

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *