Pemkab Bondowoso Gelar Musrenbang, Fokus Pembangunan 2027 pada Kesejahteraan dan Ketahanan Pangan

Pemkab Bondowoso Saat Gelar Musrembang 2027
Pemkab Bondowoso Saat Gelar Musrembang 2027

Bondowoso, harianmerdeka.co.id – Pemerintah Kabupaten Bondowoso menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten untuk penyusunan arah pembangunan tahun 2027. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Raden Bagus Assra Bondowoso, Senin (30/3/2026), dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan daerah.

Dalam forum strategis ini, Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, menegaskan bahwa arah pembangunan tahun 2027 akan difokuskan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat serta penguatan ketahanan pangan berbasis pembangunan berkelanjutan.

“Pembangunan ke depan tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi semata, tetapi harus mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. Ketahanan pangan menjadi salah satu pilar utama yang akan terus kita dorong,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Pemkab Bondowoso telah menetapkan sejumlah target makro pembangunan yang ingin dicapai pada tahun 2027. Di antaranya pertumbuhan ekonomi ditargetkan berada pada kisaran 4,04 hingga 5 persen.

Selain itu, angka kemiskinan diharapkan dapat ditekan hingga berada di kisaran 10,65 sampai 11,21 persen. Sementara tingkat pengangguran ditargetkan turun di angka 2,43 hingga 2,94 persen.

Di sisi lain, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian serius. Hal ini tercermin dari target Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang diproyeksikan meningkat hingga mencapai angka 71,74 sampai 72,64.

Menurut Abdul Hamid, pencapaian target tersebut membutuhkan kolaborasi lintas sektor serta perencanaan yang terintegrasi dan tepat sasaran. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat.

“Musrenbang ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi ruang bersama untuk menyatukan visi dan memastikan setiap program benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, sejumlah peserta Musrenbang memberikan masukan agar program pembangunan lebih menyentuh sektor riil, khususnya pertanian, UMKM, dan infrastruktur dasar di wilayah pedesaan.

Penguatan sektor pertanian dinilai menjadi kunci dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat. Di sisi lain, pengembangan UMKM diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru dan menekan angka pengangguran.

Forum Musrenbang ini diharapkan menjadi pijakan kuat bagi Pemkab Bondowoso dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, serta berdampak langsung bagi masyarakat luas.

READ  Beri Motivasi Kapolres Bondowoso jadi Irup di SMA Negeri 2

Penulis : Redaksi

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *