100 Anak Ikut Sunatan Massal Satgas TMMD Ke-123 Kodim 0822 Bondowoso

BONDOWOSO, HARIANMERDEKA.CO.ID – Dalam rangkaian kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123, Kodim 0822 Bondowoso menggelar kegiatan sunatan massal yang diikuti oleh 100 anak dari sekitar Desa Gunosari. Bertempat di Kantor Desa Gunosari, Sunatan massal ini merupakan bagian dari program non-fisik TMMD yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat, khususnya bagi keluarga kurang mampu. (Senin, 10/3/25)

Orang tua yang hadir dalam kegiatan ini mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut. Salah satu peserta, Budi Santoso (35), mengungkapkan rasa syukurnya atas inisiatif yang dilakukan oleh TNI. “Saya sangat berterima kasih kepada TNI yang telah mengadakan sunatan massal ini. Anak saya bisa dikhitan tanpa biaya, dan pelaksanaannya pun sangat baik. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” ujarnya.

READ  ‎Peran Wartawan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam Ruang Publik Demokratis

Dandim 0822 Bondowoso, Letkol Achmad Yani, S.E., M.Han., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. “Kami berharap melalui kegiatan ini, anak-anak dapat tumbuh sehat dan menjadi generasi penerus yang berkualitas. TNI hadir tidak hanya dalam tugas pertahanan, tetapi juga dalam upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat,” kata Dandim.

READ  Puncak Festival Dewi Cemara, Magnet Roda Perekonomian Bondowoso Meningkat

Kegiatan sunatan massal ini dilakukan dengan melibatkan tenaga medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso dan didukung oleh berbagai pihak. Para peserta mendapat layanan kesehatan terbaik, mulai dari pemeriksaan sebelum khitan, prosedur khitan dengan metode modern, hingga pemberian obat dan edukasi bagi orang tua mengenai perawatan pasca-khitan.

Salah satu tenaga medis dari Dinas Kesehatan Bondowoso, menyatakan bahwa sunatan massal ini dilakukan dengan metode yang minim rasa sakit sehingga anak-anak tidak merasa trauma. “Kami menggunakan metode yang lebih modern dan minim risiko. Anak-anak yang sudah dikhitan akan mendapatkan perawatan lanjutan agar proses penyembuhan berlangsung optimal,” jelasnya.

READ  Wujudkan Program Ketahanan Pangan Forkopimda Kabupaten Bondowoso Tanam Jagung di Lahan 1 Juta Hektar

Dengan adanya kegiatan ini, banyak orang tua merasa lega karena anak-anak mereka bisa mendapatkan layanan khitan secara gratis dan berkualitas. Diharapkan program ini terus berlanjut untuk membantu lebih banyak keluarga kurang mampu di masa mendatang.

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *