Berita  

KH Abdul Hamid Wahid Tekankan Penguatan Jejaring Alumni sebagai Kekuatan Strategis Umat

Abdul Hamid Wahid Bupati Bondowoso
Abdul Hamid Wahid Bupati Bondowoso

PROBOLINGGO, HARIANMERDEKA.CO.ID — KH. Abdul Hamid Wahid menekankan pentingnya penguatan jejaring alumni sebagai kekuatan strategis dalam membangun dan memberdayakan umat. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Halaqoh Alumni Pondok Pesantren Nurul Jadid yang digelar pada Sabtu (17/01/2026).

Dalam forum tersebut, KH. Abdul Hamid Wahid menyampaikan bahwa alumni Nurul Jadid yang tersebar di berbagai daerah dan latar belakang keilmuan merupakan potensi besar yang harus disatukan dalam jejaring yang terintegrasi, produktif, dan berkelanjutan. Menurutnya, potensi alumni tidak boleh berjalan secara parsial, melainkan perlu disinergikan agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

READ  Menang Putusan MK Ra Hamid Resmi Bupati Terpilih Kabupaten Bondowoso

“Jejaring alumni tidak cukup hanya menjadi ruang silaturahmi, tetapi harus dikembangkan menjadi kekuatan sosial dan ekonomi yang mampu menjawab kebutuhan umat,” tegasnya.

Ia menambahkan, jejaring alumni yang kuat dan terbuka terhadap kolaborasi akan melahirkan berbagai peluang kerja sama lintas sektor, baik di bidang pendidikan, ekonomi, sosial, maupun pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, alumni diharapkan membangun hubungan secara fungsional dan profesional, tidak semata-mata karena kesamaan almamater.

KH. Abdul Hamid Wahid juga menekankan peran alumni sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Alumni diharapkan mampu hadir mengawal kehidupan sosial serta mendorong terjadinya transformasi positif di lingkungan masing-masing sesuai dengan nilai-nilai keislaman dan keilmuan yang diperoleh selama mondok.

READ  Sinung Sudrajad Hadir di Acara Tarhib Ramadhan & Grand Opening Ajwa Cafe El Ghozali

Dalam konteks bermuamalah dan kerja sama, beliau mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi profesionalisme, kejelasan kesepakatan, serta menjaga amanah. Ia meneladankan sifat Al-Amin Nabi Muhammad SAW sebagai prinsip utama agar setiap bentuk kerja sama tidak justru merusak persaudaraan dan ukhuwah.

Sebagai penutup, KH. Abdul Hamid Wahid mendorong alumni di setiap daerah untuk melahirkan wujud kebersamaan yang konkret, seperti pendirian yayasan, lembaga sosial, maupun unit usaha bersama. Ia menegaskan bahwa Pondok Pesantren Nurul Jadid siap menjadi pembina dan pendamping bagi setiap inisiatif produktif alumni demi tercapainya kemaslahatan umat.(***)

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *