Berita, TNI  

Perkuat Ekonomi Desa, Tim Pusat KDKMP Mabes TNI dan Forkopimda Bondowoso Evaluasi Pelaksanaan Program

Tim Pusat KDKMP Mabes TNI bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bondowoso
Tim Pusat KDKMP Mabes TNI bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bondowoso

BONDOWOSO, HARIANMERDEKA.CO.ID – Penguatan ekonomi desa melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menjadi perhatian dalam pertemuan Tim Pusat KDKMP Mabes TNI bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bondowoso, Senin (19/10/2026).

Tak sekadar memperkuat sinergi, pertemuan yang dikemas dalam coffee morning di Aula Sudirman Makodim 0822 Bondowoso itu juga menjadi ruang evaluasi untuk melihat perkembangan program, mengidentifikasi kendala di lapangan, serta menyamakan langkah percepatan pelaksanaannya.

Kegiatan yang difasilitasi Kodim 0822 Bondowoso tersebut diikuti sekitar 58 peserta dari unsur TNI, pemerintah daerah, Polri, instansi terkait, pengelola KDKMP, hingga perwakilan pers.

Sejumlah pejabat hadir, di antaranya Marsma TNI Asep Rahmat Kamarullah, S.E., M.M., bersama anggota Tim Verval 180; Marsma TNI Setiawan, S.E., M.M., bersama anggota Tim Verval 181; Bupati Bondowoso KH. Abdul Hamid Wahid, M.Ag.; Dandim 0822 Bondowoso Letkol Inf Prawito; Wakapolres Bondowoso Kompol I Gede Suartika, S.H., M.H.; serta Ketua DPRD Bondowoso H. Ahmad Dhafir, S.I.P.

Hadir pula Kajari Bondowoso, Kepala Pengadilan Negeri Bondowoso, sejumlah kepala perangkat daerah, Perhutani, Bulog, PLN, Pertamina, PT Pupuk Indonesia, Forum Komunikasi KDKMP, dan para pengelola koperasi.

Bukan Sekadar Koordinasi, Pelaksanaan Program Jadi Perhatian

Dandim 0822 Bondowoso Letkol Inf Prawito menegaskan, keberhasilan KDKMP tidak bisa bertumpu pada satu institusi. Diperlukan keterlibatan berbagai pihak agar program dapat berjalan sesuai tujuan dan memberi manfaat bagi masyarakat.

READ  Redaksi HARIANMERDEKA CO.ID Bondowoso Mengucapkan Selamat Kepada Hadi Wawan Guntoro Sebagai Pj Bupati Bondowoso

“Keberhasilan suatu program tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja. Diperlukan kolaborasi yang erat antara TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, serta seluruh elemen masyarakat,” demikian penekanan Dandim dalam sambutannya.

Menurutnya, coffee morning tersebut menjadi forum komunikasi strategis untuk menyamakan persepsi, membahas perkembangan program, sekaligus membuka ruang penyampaian persoalan yang dihadapi para pelaksana di lapangan.

Kodim 0822 Bondowoso, lanjutnya, siap mendukung pelaksanaan KDKMP sesuai tugas dan fungsinya, termasuk melalui koordinasi lintas sektor, komunikasi dengan unsur terkait, serta pemantauan perkembangan kegiatan.

Dandim berharap setiap kendala dapat disampaikan secara terbuka agar solusi yang dirumuskan tidak berhenti pada pembahasan, tetapi dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan.

Bupati Dorong Koperasi Berdayakan Potensi Lokal

Bupati Bondowoso KH. Abdul Hamid Wahid menyambut baik pertemuan tersebut. Ia menilai koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan program.

Dalam konteks pembangunan ekonomi desa, Bupati berharap KDKMP mampu memperkuat kemandirian masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta membuka peluang pengembangan sektor pertanian dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Namun, pengembangan koperasi juga membutuhkan perencanaan yang matang, pendataan akurat, koordinasi yang kuat, serta tata kelola yang transparan dan akuntabel.

READ  Sosok Gus Baqir, Bakal Calon Wakil Bupati Pasangan Bambang Soekwanto

Pemerintah Kabupaten Bondowoso, kata dia, siap mendukung penguatan koordinasi lintas sektor sesuai kewenangan dan kapasitas yang dimiliki.

Harapan tersebut menempatkan KDKMP bukan hanya sebagai kelembagaan ekonomi di tingkat desa dan kelurahan, melainkan juga sebagai sarana untuk menghubungkan potensi produksi masyarakat dengan peluang pasar.

Tim Pusat Tekankan Evaluasi dan Keterbukaan Data

Sementara itu, Marsma TNI Asep Rahmat Kamarullah menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkab Bondowoso, jajaran TNI-Polri, dan Forkopimda terhadap kunjungan Tim Pusat KDKMP Mabes TNI.

Ia menjelaskan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperoleh gambaran langsung mengenai perkembangan pelaksanaan program, kondisi faktual di lapangan, serta kesesuaiannya dengan ketentuan dan sasaran yang telah ditetapkan.

Evaluasi mencakup sejumlah aspek, mulai dari kesesuaian perencanaan dengan pelaksanaan, kelengkapan administrasi dan dokumentasi, capaian kegiatan, koordinasi antarinstansi, hingga berbagai kendala yang muncul.

Menurutnya, pemeriksaan tidak semata-mata untuk menemukan kekurangan, tetapi juga menjadi sarana evaluasi dan perbaikan agar pelaksanaan program semakin berkualitas.

Karena itu, keterbukaan dalam penyampaian data, informasi, dan kondisi faktual menjadi penting. Dengan informasi yang akurat, persoalan dapat diidentifikasi dan ditindaklanjuti secara tepat.

Tantangan KDKMP: Menghubungkan Koperasi dengan Ekonomi Warga

KDKMP diharapkan dapat memperkuat ekonomi kerakyatan, membuka akses pasar bagi produk masyarakat, serta mendukung ketahanan pangan. Salah satu potensi yang menjadi perhatian ialah peran koperasi dalam pemasaran dan penyerapan hasil pertanian melalui mekanisme sesuai ketentuan program.

READ  Pj Sekda Bondowoso Dilantik, Bupati : Penjabat Memiliki Peran Strategis Meski Bersifat Sementara

Namun, manfaat tersebut bergantung pada bagaimana koperasi dikelola dan dihubungkan dengan kegiatan ekonomi produktif di desa. Koordinasi saja belum cukup apabila tidak diikuti pelaksanaan yang tertib, pengelolaan yang akuntabel, dan kemampuan koperasi menjawab kebutuhan masyarakat.

Melalui pertemuan ini, Tim Pusat KDKMP Mabes TNI dan Forkopimda Bondowoso berupaya memperkuat koordinasi untuk mendukung percepatan program.

Pada akhirnya, keberhasilan KDKMP tidak hanya diukur dari kesiapan kelembagaan atau kelengkapan administrasi, tetapi juga dari manfaat yang benar-benar dirasakan warga: peluang usaha yang tumbuh, hasil pertanian yang terserap, serta ekonomi desa yang semakin mandiri.

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *