Bondowoso, harianmerdeka.co.id — Pemerintah Kabupaten Bondowoso resmi membuka Festival Ramadan 1447 Hijriah bertema “Ramadan Berkah, UMKM Berdaya” yang digelar di Alun-Alun Raden Bagus Asra, 20 Februari 2026.
Kegiatan tahunan ini dibuka langsung oleh Bupati Abd. Hamid Wahid dan berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari masyarakat.
Dalam laporannya, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Bondowoso, Hergiar, menyampaikan bahwa festival tersebut merupakan wujud sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, BUMN, BUMD, serta berbagai elemen masyarakat.
Festival dilaksanakan sepanjang bulan Ramadan setiap hari mulai pukul 15.00 hingga 22.00 WIB, menghadirkan beragam kegiatan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.
“Festival ini menghadirkan berbagai kegiatan untuk masyarakat, di antaranya apresiasi seni budaya dari 63 sekolah tingkat SD hingga SLTA, pameran lukisan seniman se-Tapal Kuda, sekitar 300 stan UMKM lokal, pusat kuliner takjil dan bahan pokok, bursa mobil dari 25 showroom, serta layanan kependudukan dan kesehatan,” jelas Hergiar.
Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Abd. Hamid Wahid menegaskan bahwa Festival Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Momentum Ramadan ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat daya saing produk lokal sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi daerah,” ujarnya.
Menurutnya, festival semacam ini menjadi ruang promosi yang efektif bagi UMKM Bondowoso agar dapat berkembang dan naik kelas, sekaligus memperluas pasar produk lokal.
Acara pembukaan turut dihadiri Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda, para Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, pimpinan perangkat daerah, perwakilan BUMN dan BUMD, serta masyarakat yang memadati area alun-alun.
Suasana kebersamaan, semangat Ramadan, dan dukungan terhadap pemberdayaan UMKM tampak kuat sepanjang kegiatan pembukaan. Pemerintah Kabupaten Bondowoso berharap festival ini tidak hanya menjadi pusat kegiatan ekonomi, tetapi juga ruang silaturahmi, hiburan, dan penguatan nilai-nilai sosial keagamaan selama bulan suci.(***)
Layanan Kependudukan Hingga Kesehatan Warnai Festifal Ramadan 1447 H di Kabupaten Bondowoso






