Bondowoso, harianmerdeka.co.id — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Grujugan Dadapan terus berinovasi dalam menyajikan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi para siswa. Pada menu hari ini, para penerima manfaat disuguhkan hidangan lengkap dan seimbang, yakni nasi putih, ayam goreng daun jeruk, stik tempe, tumis kembang kol dan wortel, serta buah jeruk santang.
Tak sekadar memenuhi kebutuhan gizi, penyajian menu juga dirancang agar menarik dan tidak membosankan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengolah protein nabati menjadi sajian kreatif.
Tempe, yang menjadi sumber protein penting, tidak hanya disajikan dalam bentuk goreng biasa, melainkan diolah menjadi stik tempe yang renyah dan menggugah selera.
Petugas SPPG menyampaikan bahwa protein nabati seperti tahu, tempe, kacang-kacangan, hingga edamame merupakan komponen wajib dalam menu harian siswa. Namun, penyajiannya perlu inovasi agar anak-anak tetap antusias mengonsumsi makanan yang disediakan.
“Kalau hanya tahu dan tempe goreng biasa, anak-anak bisa cepat bosan. Karena itu kami kreasikan menjadi berbagai bentuk seperti nugget tempe, stik tempe, tahu fantasi, hingga perkedel tahu,” ujarnya.
Inovasi tersebut terbukti efektif meningkatkan minat makan siswa. Selain itu, langkah ini juga menjadi strategi untuk menekan potensi food waste atau sisa makanan yang tidak termakan.
Dengan variasi menu yang terus dikembangkan, diharapkan asupan gizi siswa tetap terpenuhi secara optimal.
Program MBG pun tidak hanya menjadi rutinitas pemberian makanan, tetapi juga sarana edukasi pola makan sehat yang menyenangkan bagi anak-anak.
SPPG Grujugan Dadapan berkomitmen untuk terus menghadirkan menu yang sehat, lezat, dan variatif demi mendukung tumbuh kembang generasi muda yang lebih baik.
Penulis : Redaksi





