Bondowoso, harianmerdeka.co.id — Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti halaman depan Pendopo Raden Bagus Asra Bondowoso saat Pemerintah Kabupaten Bondowoso secara resmi melepas keberangkatan calon jamaah haji kloter 85 dan 86 tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi, Selasa (12/5/2026).
Ratusan keluarga tampak mengantar sanak saudara mereka dengan doa dan linangan air mata. Momentum sakral tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Bondowoso Abd. Hamid Wahid yang secara simbolis melepas para tamu Allah menuju Tanah Suci.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Bondowoso, Sekretaris Daerah Bondowoso, jajaran Forkopimda, Ketua MUI Bondowoso, pimpinan perangkat daerah, para petugas pendamping, hingga keluarga jamaah yang memadati area pendopo sejak pagi hari.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Bondowoso, Drs. H. Astono dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah calon jamaah haji Kabupaten Bondowoso yang tergabung dalam kloter 85 sebanyak 179 orang. Sementara pada kloter 86 tercatat sebanyak 374 jamaah. Dengan demikian, total jamaah yang diberangkatkan mencapai 553 orang.
Menurut Astono, pelaksanaan pemberangkatan tahun ini berjalan dengan baik berkat sinergi antara pemerintah daerah, panitia penyelenggara, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelayanan jamaah.
“Apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bondowoso yang telah turut memfasilitasi kebutuhan serta memberikan pelayanan bagi calon jamaah haji Kabupaten Bondowoso,” ujarnya di hadapan para jamaah dan undangan.
Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Bondowoso Abd. Hamid Wahid menyampaikan rasa syukur karena para jamaah akhirnya mendapat kesempatan memenuhi panggilan ibadah haji setelah melalui masa antrean yang panjang.
Ia menegaskan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan mental, kesehatan, dan kekompakan selama berada di Tanah Suci.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bondowoso, kami turut berbahagia dan mendoakan seluruh jamaah agar diberikan kesehatan, kelancaran, keselamatan, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur,” kata Bupati.
Bupati juga memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada para jamaah haji, mulai dari proses persiapan, pemberangkatan, hingga pemulangan nantinya.
Di hadapan ratusan jamaah, ia turut mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik mengingat cuaca di Arab Saudi yang cukup ekstrem.
Para jamaah juga diminta menjaga kekompakan antarsesama jamaah serta mematuhi arahan petugas pendamping agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar.
“Jaga kesehatan, jaga kebersamaan, dan ikuti seluruh arahan petugas. Semoga seluruh rangkaian ibadah diberikan kemudahan oleh Allah SWT,” pesannya.
Prosesi pelepasan berlangsung penuh emosional ketika para jamaah mulai memasuki armada bus yang akan membawa mereka menuju embarkasi. Tangis haru keluarga pecah saat para jamaah melambaikan tangan dari dalam kendaraan.
Bagi masyarakat Bondowoso, keberangkatan jamaah haji bukan hanya agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi momentum spiritual yang sarat makna kebersamaan, doa, dan harapan agar seluruh jamaah kembali ke daerah dengan selamat serta membawa keberkahan bagi keluarga dan masyarakat sekitar.
Penulis : Redaksi







