Bondowoso, harianmerdeka.co.id – Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus memperkuat budaya literasi sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia. Komitmen itu ditandai dengan dibukanya Pameran dan Festival Literasi Kabupaten Bondowoso Tahun 2026 oleh Bupati Bondowoso, Abd. Hamid Wahid, didampingi Wakil Bupati As’ad Yahya Syafii, di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bondowoso, Senin (27/7/2026).
Festival literasi yang berlangsung mulai 25 Juli hingga 9 Agustus 2026 ini menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, komunitas literasi, dunia pendidikan, hingga masyarakat dalam menumbuhkan budaya membaca, memperluas akses informasi, dan mendorong lahirnya generasi yang kreatif serta berdaya saing.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bondowoso, Nunung S, menjelaskan bahwa festival tahun ini menghadirkan beragam kegiatan edukatif dan interaktif. Mulai dari wisata literasi, lomba Sang Juara, bedah buku, talkshow bersama wakil rakyat, hingga kegiatan mendongeng bersama komunitas pendongeng.
“Rangkaian kegiatan ini dirancang agar literasi tidak hanya dipahami sebagai aktivitas membaca, tetapi juga menjadi ruang belajar, berdiskusi, dan berkreasi bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya..
Peserta kegiatan berasal dari berbagai kalangan, mulai komunitas Gebyak Literasi, komunitas pendongeng, pelajar, hingga masyarakat umum yang antusias mengikuti setiap agenda festival.
Dalam sambutannya, Bupati Abd. Hamid Wahid menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia harus diawali dengan penguatan budaya literasi. Menurutnya, masyarakat yang gemar membaca akan lebih siap menghadapi tantangan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Pemerintah Kabupaten Bondowoso berkomitmen mendukung berbagai gerakan literasi sebagai fondasi untuk mewujudkan masyarakat yang cerdas, kreatif, dan memiliki daya saing. Kami berharap seluruh rangkaian Pameran dan Festival Literasi Tahun 2026 dapat berjalan sukses serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” kata Bupati.
Momentum pembukaan festival juga diwarnai dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang berbagai kompetisi literasi, di antaranya Juara Lomba Resensi tingkat SMP dan SMA, Juara Lomba Bertutur tingkat SD, serta Juara Lomba Perpustakaan Desa dan Kelurahan.
Usai seremoni pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi literasi bersama Bupati Bondowoso dan Bunda Literasi. Forum tersebut menjadi ruang dialog untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, pegiat literasi, dan masyarakat dalam membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan di Bondowoso.
Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso, Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda, pimpinan perangkat daerah, Ketua TP-PKK Kabupaten Bondowoso, unsur Forkopimcam Kota, pimpinan PT Gramedia, komunitas literasi, pelajar, serta masyarakat.
Melalui Festival Literasi 2026, Pemerintah Kabupaten Bondowoso berharap semangat membaca dan belajar tidak hanya tumbuh selama kegiatan berlangsung, tetapi menjadi budaya yang mengakar dalam kehidupan masyarakat demi menciptakan Bondowoso yang semakin maju dan berdaya saing.
Penulis : Redaksi






