Bondowoso, harianmerdeka.co.id – Bagi masyarakat melalui Pemkab Bondowoso kini resmi membuka job fair 2025, gelaran acara tersebut bertempat digor pelita, pada Rabu 12 November 2025.
Pemkab Bondowoso menegaskan komitmennya untuk menekan angka pengangguran melalui Bondowoso Job Fair 2025 yang resmi dibuka oleh Bupati Bondowoso.
Kegiatan itu menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk memperkuat pembangunan ketenagakerjaan dan memperluas lapangan kerja bagi masyarakat.
Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menyebut bahwa pembangunan ketenagakerjaan bukan sekadar program rutin, tetapi tanggung jawab moral dan sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Berdasarkan data tahun 2025, tingkat pengangguran terbuka di Bondowoso mencapai 2,55 persen atau sekitar 12.549 orang.
“Angka ini bukan hanya statistik. Ini adalah wajah nyata masyarakat kita yang masih menunggu kesempatan. Job Fair harus menjadi solusi, bukan sekadar seremoni,” tegasnya, Rabu (12/11/2025).
Dengan mengusung tema “Angkatan Muda Pekerja Tangguh Menuju Bondowoso Berkah”, Job Fair tahun ini diarahkan untuk melahirkan generasi muda yang kompeten, tangguh, dan siap menghadapi era digitalisasi dan globalisasi.
Sementara DPMPTSP Naker, Hary Cahyono mempertemukan pencari kerja dan perusahaan, Job Fair 2025 juga menghadirkan inovasi layanan digital melalui aplikasi “Kerja Berkah” platform online yang mempermudah pelamar kerja mengakses lowongan dan melamar secara cepat, praktis, dan transparan.
“Aplikasi Kerja Berkah adalah bukti komitmen kami dalam mendorong pelayanan publik berbasis digital. Ini langkah nyata menuju Bondowoso yang modern, efisien, dan inklusif,” ujarnya.
Ia menambahkan, dengan hadirnya inovasi ini, Bondowoso tidak lagi tertinggal dalam hal digitalisasi pelayanan tenaga kerja.
“Kami ingin memastikan setiap warga punya akses yang sama terhadap peluang kerja,” paparnya.
Bupati juga menekankan agar para perusahaan yang ikut serta benar-benar mencari tenaga kerja yang sesuai kebutuhan industri, bukan hanya formalitas.
“Saya minta perusahaan serius mencari tenaga kerja kompeten, dan para pencari kerja juga harus siap menunjukkan kemampuan terbaiknya. Ini bukan acara simbolik, ini tentang masa depan Bondowoso,” tegasnya.(*)






