JAKARTA, HARIANMERDEKA.CO.ID — Vokalis band Letto, Sabrang Mowo Damar Panuluh atau Noe Letto, resmi dilantik sebagai Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional (DPN). Pelantikan ini menandai keterlibatan tokoh lintas bidang dalam penguatan kebijakan strategis pertahanan negara.
Pengangkatan Noe dinilai sebagai langkah progresif untuk menghadirkan perspektif multidisipliner dalam merespons tantangan pertahanan nasional yang semakin kompleks. Selain dikenal sebagai musisi, Noe juga aktif dalam kajian sosial, budaya, dan pemikiran kebangsaan.
Sekretariat Dewan Pertahanan Nasional dalam keterangan resminya menyatakan bahwa tantangan pertahanan negara saat ini tidak hanya bersifat militer, tetapi juga mencakup aspek ideologi, sosial, dan budaya.
“Ancaman terhadap kedaulatan negara saat ini bersifat multidimensional. Diperlukan pemikiran strategis yang tidak semata-mata berbasis militer, tetapi juga menyentuh ketahanan sosial, budaya, dan karakter bangsa,” demikian pernyataan resmi DPN.
Dalam perannya sebagai Tenaga Ahli, Noe diharapkan dapat memberikan masukan strategis terutama dalam penguatan ketahanan ideologi, pembangunan karakter kebangsaan, serta peningkatan kesadaran bela negara di tengah masyarakat.
Sementara itu, Noe Letto menyampaikan komitmennya untuk berkontribusi secara konstruktif dalam tugas barunya. Ia menegaskan bahwa pertahanan negara merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.
“Pertahanan bukan hanya soal senjata, tetapi juga tentang cara berpikir, cara bersikap, dan cara kita memaknai kebangsaan. Saya berharap dapat berkontribusi melalui perspektif kebudayaan dan nilai-nilai kemanusiaan,” ujar Noe.
Ia juga menekankan pentingnya dialog lintas sektor dalam merawat persatuan nasional di tengah dinamika global dan perkembangan teknologi informasi yang pesat.
Noe Letto dikenal luas melalui karya-karya musik reflektif bersama band Letto. Di luar dunia musik, ia aktif dalam berbagai diskusi publik mengenai kebudayaan, pendidikan, dan arah pembangunan bangsa.
Pelantikan ini sekaligus menegaskan komitmen Dewan Pertahanan Nasional untuk melibatkan berbagai unsur masyarakat dalam menjaga kedaulatan, keutuhan, dan ketahanan nasional Indonesia.





