Bondowoso, harianmerdeka.co.id – Pemerintah Kabupaten Bondowoso mengikuti pembukaan kegiatan UNESA International Community Development (ICD) 2026 yang digelar di Pendopo Raden Bagus Asra, Bondowoso.
Kegiatan bergengsi berskala internasional ini secara resmi dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Dr. (H.C.) H. Abdul Muhaimin Iskandar, M.Si., melalui sambungan virtual daring., pada 5 Februari 2026.
Bupati Bondowoso H. Abd. Hamid Wahid, M.Ag., hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama jajaran pimpinan daerah. Turut hadir secara langsung Wakil Rektor dan jajaran Universitas Negeri Surabaya (UNESA), akademisi dari sepuluh negara, perangkat daerah terkait, serta pengurus harian Ijen Geopark.
UNESA International Community Development (ICD) merupakan agenda tahunan Universitas Negeri Surabaya yang dilaksanakan bekerja sama dengan mitra internasional dan Pemerintah Kabupaten Bondowoso.
Program ini dirancang sebagai wadah kolaborasi global dalam upaya meningkatkan kualitas pemberdayaan masyarakat, mendorong inovasi desa, serta memperkuat pertukaran pengetahuan dan budaya lintas negara.
Pelaksana kegiatan UNESA ICD 2026, Dr. Muffarihul Hazin, menjelaskan bahwa program ini dilaksanakan mulai Januari hingga Mei 2026 dan dipusatkan di Desa Kalianyar, Kecamatan Ijen, sebagai lokasi utama pengabdian masyarakat internasional.
“Program ICD 2026 menempatkan masyarakat sebagai subjek utama pemberdayaan. Fokus kegiatannya meliputi pemberdayaan pemuda berbasis digital, pemberdayaan perempuan melalui pengembangan produk berbahan dasar kopi, penguatan kapasitas petani kopi lokal, serta penguatan ekonomi desa melalui sektor peternakan,” jelasnya.
Ia menambahkan, keterlibatan akademisi internasional diharapkan mampu menghadirkan perspektif baru dan inovasi yang aplikatif sesuai dengan potensi lokal Bondowoso, khususnya kawasan Ijen yang dikenal sebagai sentra kopi dan destinasi wisata unggulan.
Sementara itu, Wakil Rektor III UNESA, Dr. Bambang Sigit W., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bondowoso atas dukungan penuh terhadap pelaksanaan UNESA International Community Development 2026.
“Program ICD ini sejalan dengan komitmen UNESA dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. Dukungan Pemkab Bondowoso menjadi faktor penting dalam kesuksesan kegiatan ini,” ungkapnya.
Bupati Bondowoso H. Abd. Hamid Wahid, M.Ag., menyambut baik pelaksanaan UNESA ICD 2026 dan berharap program tersebut dapat memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat desa, khususnya di wilayah Kecamatan Ijen.
“Pemerintah Kabupaten Bondowoso berharap kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu menghadirkan transfer ilmu pengetahuan di bidang pertanian, pariwisata, dan UMKM. Kami juga berharap program ini mampu memberikan solusi inovatif terhadap berbagai permasalahan desa secara berkelanjutan,” ujar Bupati.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan mitra internasional merupakan langkah strategis dalam mempercepat pembangunan desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat posisi Bondowoso di tingkat nasional maupun internasional.
Dengan pelaksanaan UNESA International Community Development 2026, Pemkab Bondowoso menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi global demi pembangunan daerah yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.(***)
Pemkab Bondowoso Ikuti Pembukaan UNESA International Community Development 2026






