‎Usai Pelantikan JPT, Pemkab Bondowoso Kembali Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas

Suasana Pelantikan Pejabat Administrator dan Pengawas Di Pendopo Bupati Bondowoso
Suasana Pelantikan Pejabat Administrator dan Pengawas Di Pendopo Bupati Bondowoso

Bondowoso, harianmerdeka.co.id – Setelah melaksanakan pelantikan Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT), Pemerintah Kabupaten Bondowoso kembali melakukan penguatan struktur birokrasi dengan melantik sejumlah pejabat dalam Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas di lingkungan Pemkab Bondowoso, Kamis (5/2/2026).

‎Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam meningkatkan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan publik.

‎Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid dalam sambutannya menegaskan bahwa jabatan yang diemban para pejabat bukan sekadar kedudukan struktural, melainkan amanah besar yang mengandung tanggung jawab moral, administratif, dan kinerja. Ia menekankan bahwa sumpah jabatan yang diucapkan harus dimaknai sebagai komitmen untuk bekerja secara profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab.

‎“Jabatan ini adalah kepercayaan yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada negara dan masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Bupati Abdul Hamid Wahid.

‎Menurut Bupati, pejabat administrator dan pengawas memiliki peran strategis sebagai penggerak roda organisasi serta penghubung antara kebijakan pimpinan dan pelaksanaan teknis di lapangan. Oleh karena itu, mereka dituntut mampu memastikan setiap program dan kebijakan berjalan efektif, tepat sasaran, serta berdampak langsung bagi masyarakat.

‎Dalam arahannya, Bupati Abdul Hamid Wahid menekankan tiga hal utama yang harus menjadi pedoman kerja para pejabat yang dilantik. Pertama, profesionalitas aparatur, yang tidak hanya mencakup kemampuan teknis, tetapi juga sikap, etika, dan komitmen terhadap tugas. Aparatur diminta terus meningkatkan kapasitas diri, memahami regulasi, serta mampu bekerja secara kolaboratif dan adaptif terhadap perubahan.

‎Kedua, disiplin sebagai fondasi utama kinerja aparatur sipil negara. Disiplin waktu, disiplin kerja, dan ketaatan terhadap aturan harus menjadi budaya kerja sehari-hari. Dari disiplin akan lahir keteladanan, dan dari keteladanan akan tumbuh kepercayaan, baik di internal organisasi maupun dari masyarakat.
‎Ketiga, peningkatan kualitas pelayanan publik.

‎Bupati mengingatkan bahwa aparatur pemerintah hadir untuk melayani masyarakat, bukan sebaliknya. Pelayanan publik harus diberikan secara cepat, tepat, transparan, dan berkeadilan, dengan meninggalkan pola kerja yang berbelit-belit dan menggantinya dengan pendekatan yang solutif dan responsif.

‎Selain itu, para pejabat yang dilantik juga diminta mampu menjadi pemimpin di unit kerja masing-masing dengan membangun komunikasi yang baik, menciptakan suasana kerja yang kondusif, serta menerapkan kepemimpinan yang humanis namun tetap tegas.

‎Melalui pelantikan ini, Bupati Abdul Hamid Wahid berharap para pejabat administrator dan pengawas dapat menjalankan amanah dengan penuh dedikasi, loyalitas, dan tanggung jawab, serta memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif dan pelayanan publik yang semakin berkualitas di Kabupaten Bondowoso.(Pol/Donggala)

banner 400x130
READ  Peringati Hari Jadi Satreskrim Ke 77 Polres Bondowoso Gelar Baksos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *