Bondowoso, harianmerdeka.co.id — Selain menyalurkan menu Makanan Bergizi Gratis (MBG), Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Al Hidayah Dadapan terus memperluas layanan dengan fokus pada pemeriksaan kesehatan ibu hamil (bumil) dan ibu menyusui (busui).
Salah satu kegiatan terbaru adalah pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) yang dilaksanakan di Pos Durian 2, Desa Dawuhan, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso, Selasa (23/02/2026).
Kegiatan ini dilakukan langsung oleh Pengawas Gizi, Rizky Mely Andhini, S.Tr.Gz, sebagai bagian dari upaya deteksi dini masalah gizi pada kelompok rentan, khususnya ibu hamil dan menyusui.
Pengukuran LILA merupakan metode sederhana namun efektif untuk menilai status gizi. Indikator ini sangat penting untuk mengidentifikasi risiko Kekurangan Energi Kronis (KEK), kondisi yang dapat berdampak serius pada kesehatan ibu maupun janin.
Pelaksanaan pengukuran dilakukan di Pos Durian 2 yang berlokasi di Desa Dawuhan, Kecamatan Grujugan. Para ibu yang hadir tampak antusias mengikuti pemeriksaan dan mendapatkan edukasi gizi dari petugas.
Menurut Rizky, deteksi dini KEK sangat penting karena kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan, bayi lahir dengan berat badan rendah, hingga gangguan tumbuh kembang anak di masa depan.
“Dengan pengukuran LILA, kami bisa mengetahui apakah ibu memiliki risiko KEK atau tidak. Jika terdeteksi, maka dapat segera diberikan intervensi gizi dan pendampingan,” jelasnya.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya pencegahan stunting sejak dini, dimulai dari masa kehamilan hingga menyusui. Selain pemeriksaan, para ibu juga menerima edukasi mengenai pola makan seimbang, pentingnya asupan protein, zat besi, serta konsumsi makanan bergizi selama kehamilan dan masa laktasi.
SPPG Al Hidayah Dadapan menegaskan bahwa pelayanan gizi tidak hanya berfokus pada anak sekolah melalui MBG, tetapi juga mencakup kelompok ibu sebagai kunci lahirnya generasi sehat.
Pemerintah daerah berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala di berbagai desa, sehingga angka KEK pada ibu hamil dan menyusui di Kabupaten Bondowoso dapat ditekan secara signifikan.
Langkah SPPG Al Hidayah Dadapan yang tidak hanya membagikan makanan bergizi tetapi juga melakukan skrining kesehatan ibu patut diapresiasi. Pencegahan masalah gizi sejak masa kehamilan merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia.
Pendekatan yang menyasar ibu hamil dan menyusui menunjukkan pemahaman bahwa stunting dan masalah gizi anak berawal dari kondisi ibu. Jika program seperti ini dilakukan secara konsisten dan merata, dampaknya akan sangat besar terhadap kesehatan generasi mendatang.
Namun demikian, keberlanjutan program, ketersediaan pangan bergizi, serta dukungan keluarga dan lingkungan tetap menjadi faktor penentu keberhasilan.
Kolaborasi antara tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat sangat dibutuhkan agar intervensi tidak berhenti pada pemeriksaan semata, tetapi berlanjut pada perubahan perilaku gizi yang nyata.(Ekojhalu).
Tak Hanya Menu MBG Disajikan SPPG Al Hidayah Dadapan Bondowoso, Pemeriksaan Gizi Bumil Juga Jadi Prioritas






