Bondowoso, harianmerdeka.co.id – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bondowoso memberikan sosialisasi sekaligus simulasi pembelajaran inspeksi serta proteksi kebakaran kepada karyawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bondowoso yang berlokasi di Desa Dadapan, Kecamatan Grujugan, Selasa 17 Maret 2026.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan para karyawan dalam menghadapi potensi kebakaran, khususnya di area dapur yang memiliki risiko tinggi karena aktivitas memasak setiap hari.
Dalam kegiatan yang berlangsung dengan antusias tersebut, petugas Damkar terlebih dahulu memberikan sosialisasi berupa penjelasan singkat mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan apabila terjadi kebakaran di lingkungan dapur SPPG. Materi yang disampaikan meliputi penyebab kebakaran, tindakan awal penyelamatan, hingga penggunaan alat pemadam api secara tepat.
Setelah sesi sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi atau praktek langsung agar para karyawan dapat memahami secara nyata cara menangani kebakaran skala kecil.
Pada simulasi pertama, petugas Damkar memperagakan cara memadamkan api menggunakan karung goni atau kain basah. Metode ini dinilai efektif untuk memadamkan api kecil dengan cara menutup sumber api agar oksigen tidak dapat masuk sehingga api cepat padam.
Selanjutnya, peserta juga diberikan pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Petugas Damkar menjelaskan tahapan penggunaan APAR yang benar, mulai dari menarik pin pengaman, mengarahkan nozzle ke sumber api, hingga menyemprotkan media pemadam dengan posisi yang aman.
Para karyawan SPPG pun diberi kesempatan untuk mencoba secara langsung memadamkan api menggunakan APAR di bawah pendampingan petugas Damkar.
Dengan adanya sosialisasi dan simulasi ini, diharapkan seluruh karyawan SPPG Bondowoso Grujugan Dadapan dapat lebih siap dan sigap dalam melakukan tindakan awal jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran, sehingga risiko kerugian maupun bahaya yang lebih besar dapat diminimalisir.
Penulis : Redaksi





