Bondowoso, harianmerdeka.co.id – Duka kembali menyelimuti dunia pendakian di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Seorang pendaki dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di kawasan Gunung Piramid, Kecamatan Curahdami, yang selama ini dikenal sebagai salah satu gunung dengan jalur pendakian paling ekstrem di wilayah tersebut.
Peristiwa ini kembali mengingatkan masyarakat bahwa keindahan alam selalu berjalan beriringan dengan risiko yang harus dihormati. Gunung Piramid memang tidak memiliki ketinggian yang mencolok, namun medan pendakiannya terkenal sangat berbahaya. Jalur sempit di punggungan gunung, tanjakan curam, serta jurang dalam di sisi kanan dan kiri membuat satu langkah yang keliru dapat berakibat fatal.
Insiden kali ini menambah daftar panjang kecelakaan yang pernah terjadi di Gunung Piramid. Karena tingginya tingkat risiko, jalur pendakian menuju puncak gunung tersebut telah lama ditutup oleh pihak berwenang dan hingga kini belum dibuka kembali untuk aktivitas pendakian.
Penutupan itu bukan tanpa alasan. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah kecelakaan yang merenggut korban jiwa terjadi di kawasan ini. Oleh karena itu, pengelola kawasan dan pemerintah terus mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri memasuki jalur yang telah dinyatakan tertutup.
Keselamatan pendaki menjadi prioritas utama. Mengabaikan larangan pendakian tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga berisiko menyulitkan proses evakuasi yang melibatkan banyak personel gabungan dan relawan.
Atas peristiwa ini, doa dan belasungkawa mengalir kepada keluarga korban.
“Turut berduka cita atas meninggalnya salah satu pendaki di Gunung Piramid Bondowoso. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan.”
Tragedi ini diharapkan menjadi pelajaran bagi seluruh pecinta alam agar selalu mematuhi aturan pendakian dan tidak memasuki kawasan yang telah ditutup demi keselamatan. Sebab, tidak ada puncak yang sebanding dengan nyawa manusia.
Penulis : Redaksi






