Bondowoso, harianmerdeka.co.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso bersama Puskesmas Grujugan melaksanakan kegiatan monitoring, evaluasi, dan pembinaan terhadap Pos Upaya Kesehatan Kerja (Pos UKK) di SPPG Bondowoso Grujugan Dadapan Yayasan Al-Hidayah, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan ini bertujuan memastikan pelayanan kesehatan kerja bagi para karyawan berjalan sesuai standar sekaligus mendorong peningkatan kualitas kesehatan dan keselamatan kerja di lingkungan SPPG.
Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan peninjauan terhadap administrasi Pos UKK, pelaksanaan pelayanan kesehatan, edukasi bagi pekerja, hingga kesiapan sarana pendukung yang digunakan dalam pelayanan kesehatan kerja.
Pos UKK merupakan salah satu upaya kesehatan berbasis masyarakat yang berfungsi membantu pekerja mengenali faktor risiko di lingkungan kerja serta mendeteksi lebih dini berbagai gangguan kesehatan akibat pekerjaan.
Melalui Pos UKK, para pekerja juga memperoleh akses pemeriksaan kesehatan dasar, edukasi mengenai perilaku hidup bersih dan sehat, hingga penanganan sederhana apabila ditemukan keluhan kesehatan.
Selain itu, keberadaan Pos UKK diharapkan mampu menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, sehat, dan produktif sehingga kualitas pelayanan di SPPG tetap terjaga.
Hasil monitoring menunjukkan Pos UKK di SPPG Bondowoso Grujugan Dadapan Yayasan Al-Hidayah berhasil meraih Strata Purnama, yang menunjukkan pelayanan kesehatan kerja telah memenuhi berbagai indikator penilaian dan berjalan dengan baik.
Kepala Yayasan Al-Hidayah, Slamet, menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang selama ini diberikan Dinas Kesehatan dan Puskesmas Grujugan. Menurutnya, capaian Strata Purnama menjadi motivasi bagi seluruh pengelola untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.
“Alhamdulillah, Pos UKK di SPPG Bondowoso Grujugan Dadapan Yayasan Al-Hidayah telah memperoleh Strata Purnama. Capaian ini tentu menjadi penyemangat bagi kami untuk terus melakukan perbaikan dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh pekerja. Kesehatan karyawan merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Slamet.
Ia menegaskan bahwa Yayasan Al-Hidayah berkomitmen mempertahankan bahkan meningkatkan standar pelayanan kesehatan kerja melalui pembinaan berkelanjutan, peningkatan fasilitas, serta edukasi rutin kepada seluruh pekerja.
“Kami tidak ingin berhenti sampai di sini. Ke depan kami akan terus memperkuat budaya kerja sehat, meningkatkan kesadaran pekerja terhadap keselamatan kerja, serta melengkapi berbagai kebutuhan Pos UKK agar pelayanan semakin optimal,” tambahnya.
Sementara itu, tim pembina dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas Grujugan berharap keberhasilan Pos UKK SPPG Bondowoso Grujugan Dadapan dapat menjadi contoh bagi tempat kerja lainnya dalam mengembangkan pelayanan kesehatan kerja berbasis masyarakat.
Menurut tim pembina, keberadaan Pos UKK bukan hanya sebatas memenuhi administrasi, melainkan menjadi sarana penting dalam mencegah penyakit akibat kerja melalui deteksi dini, edukasi kesehatan, dan pemantauan kondisi kesehatan pekerja secara berkala.
Dengan adanya monitoring, evaluasi, dan pembinaan secara rutin, diharapkan kualitas Pos UKK terus meningkat sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh pekerja. Lingkungan kerja yang sehat akan berdampak pada meningkatnya produktivitas, kualitas pelayanan, sekaligus mendukung keberhasilan pelaksanaan berbagai program di SPPG Bondowoso Grujugan Dadapan Yayasan Al-Hidayah.
Penulis : Redaksi






