Bondowoso, harianmerdeka.co.id – Menjelang dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar, SPPG Bondowoso Grujugan Dadapan Yayasan Al-Hidayah mematangkan seluruh persiapan operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Berbagai langkah dilakukan pada Sabtu (11/7/2026), mulai dari uji coba menu, rapat evaluasi, hingga kegiatan general cleaning untuk memastikan pelayanan kepada para penerima manfaat berjalan optimal.
Dalam kegiatan tersebut, tim dapur melaksanakan trial menu yang terdiri dari nasi putih, ayam laos, tahu fantasi, sayur asem berisi labu, jagung, dan kacang panjang, serta buah jeruk. Uji coba ini bertujuan untuk menyegarkan kembali kemampuan dan koordinasi seluruh karyawan setelah libur sekolah, sehingga proses pengolahan makanan tetap sesuai standar mutu, gizi, dan keamanan pangan.
Usai proses uji coba selesai, makanan yang telah dimasak tidak terbuang sia-sia. Menu tersebut dibagikan kepada sejumlah warga di sekitar lingkungan SPPG sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus pemanfaatan hasil produksi.
Selain pelaksanaan trial menu, jajaran manajemen juga menggelar rapat evaluasi yang dipimpin langsung oleh Kepala Yayasan Al-Hidayah, Novita Ayu Melyana, Kepala Mitra SPPG, Slamet Gusti Purwanto, serta Kepala SPPG, M. Abdul Wahid. Rapat membahas kesiapan operasional di setiap divisi agar seluruh proses produksi, pengemasan, hingga distribusi makanan dapat berjalan efektif saat program kembali dilaksanakan.
Evaluasi tersebut menjadi momentum untuk memastikan seluruh sumber daya manusia memahami tugas dan tanggung jawabnya masing-masing, sekaligus memperkuat koordinasi antarbagian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para penerima manfaat Program MBG.
Sebagai bagian dari persiapan akhir, seluruh karyawan turut melaksanakan general cleaning di area dapur dan fasilitas pendukung lainnya. Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan kerja, meningkatkan kualitas sanitasi, serta memastikan seluruh peralatan dan area produksi siap digunakan kembali sesuai standar operasional.
Kepala Mitra SPPG Bondowoso Grujugan Dadapan, Slamet Gusti Purwanto, menegaskan bahwa disiplin dalam menjalankan prosedur menjadi kunci utama keberhasilan pelayanan.
“Seluruh karyawan harus memakai APD dan menjalankan SOP dengan benar. Setiap divisi harus memberikan pelayanan 100 persen untuk mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis,” ujarnya.
Dengan rangkaian persiapan tersebut, SPPG Bondowoso Grujugan Dadapan Yayasan Al-Hidayah optimistis pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis pada hari pertama masuk sekolah dapat berjalan lancar. Kesiapan sumber daya manusia, kebersihan dapur, serta koordinasi antarbagian diharapkan mampu menjamin makanan yang diterima para siswa tetap bergizi, aman, higienis, dan berkualitas.
Penulis : Redaksi






